JTCN5-2
29. Pola Kalimat Dasar S-O-P (Subjek・Objek・Predikat)
Pelajari pola kalimat dasar bahasa Jepang dengan partikel は dan を, yang menempatkan predikat di akhir kalimat.
Pola Kalimat Dasar S-O-P
Bahasa Jepang menggunakan urutan Subjek → Objek → Predikat, berbeda dari bahasa Indonesia yang menggunakan S-P-O.
Aturan inti
Dalam bahasa Jepang, kata kerja selalu diletakkan di akhir kalimat. Subjek ditandai dengan partikel は, dan objek ditandai dengan partikel を. Pola dasarnya: [Subjek]+は+[Objek]+を+[Kata Kerja].
Bentuk dan Contoh
Rumus
Subjek +
は + Objek + を + Kata kerjaKosakata
| Kanji | Bacaan | Arti | Contoh |
|---|---|---|---|
| 食べる | たべる | makan | ごはんを食べます。 |
| 飲む | のむ | minum | コーヒーを飲みます。 |
| 読む | よむ | membaca | 本を読みます。 |
| 聞く | きく | mendengarkan | 音楽を聞きます。 |
Latihan
Ubah kalimat bahasa Indonesia berikut ke bahasa Jepang. Klik untuk melihat jawabannya.
Catatan
Berbeda dari bahasa Indonesia (S-P-O), bahasa Jepang menggunakan urutan S-O-P:
| Bahasa | Urutan | Contoh |
|---|---|---|
| Indonesia | S → P → O | Saya makan nasi. |
| Jepang | S → O → P | 私はごはんを 食べます。 |
Partikel を hanya digunakan setelah objek yang dikenai tindakan kata kerja transitif (kata kerja yang membutuhkan objek).