54. Bentuk て sebagai Penghubung
Gunakan bentuk て untuk menghubungkan dua peristiwa atau tindakan dalam satu rangkaian kalimat.
Bentuk て sebagai Penghubung
Jika kamu ingin menceritakan beberapa aktivitas yang dilakukan secara terikur/berurutan satu demi satu (misalnya: "Saya mandi pagi, lalu pergi ke gereja, lalu tidur"), kamu tidak perlu membuat kalimat baru dengan berulang-ulang. Cukup rangkai semua kata kerjanya dengan menggunakan Bentuk TE (〜て), di mana kata kerja paling akhir menentukan Tense (waktu) dari kesemua aktivitas tersebut.
Aturan inti
- Ubah semua kata kerja pertama, kedua, dan seterusnya ke dalam bentuk TE.
- Kata kerja paling ujung/terakhir TIDAK Boleh dalam bentuk TE; kata kerja tersebut harus dibentuk sesuai masa waktunya (Misal: 〜ます untuk masa kini/rutin/akan datang, atau 〜ました untuk masa lampau).
- Waktu kejadian secara utuh (kapan aktivitas beruntun tersebut terjadi) hanya disandarkan pada kata kerja ujung akhir polanya.
Bentuk dan Contoh
Rumus
Kata kerja 1 bentuk て, kata kerja 2 bentuk て, lalu kata kerja terakhir bentuk ます/ました
Latihan
Ubah kalimat bahasa Indonesia berikut ke bahasa Jepang. Klik untuk melihat jawabannya.
Catatan
- Walaupun kamu boleh merangkai 3-5 kalimat, jangan membuat kalimat terlalu panjang. Normalnya, pembicara Jepang native menyebutkan gabungan 2 hingga maksimal 3 kata kerja agar alur omongannya mudah ditangkap.